Showing posts with label Daily Menu. Show all posts
Showing posts with label Daily Menu. Show all posts

Monday, December 18, 2017

Gulai Kikil Padang a.k.a Gulai Jangek/ Gulai Tunjang

Cieee.. update blog lagi. Hahaha.
Masih ada yang berkunjung gak ya? :D

Well, untuk postingan pertama setelah sekian abad ini, saya tulis resep gulai kikil dari Ibu saja. Langsung ke resep aja, yaaa.





GULAI KIKIL PADANG/ GULAI JANGEK
Oleh: Dan Azed

Bahan:
1kg kikil/ jangek (bersihkan, potong sesuai selera)
1,5 liter santan (dari 1 buah kelapa)
13 siung bawang merah
7 siung bawang putih
seujung kuku kunyit
se-ibu-jari jahe
100gram cabe keriting merah
secukupnya cabe rawit
1 lembar daun jeruk
1 batang sereh
1 lembar daun kunyit
1 buah asam kandis
secukupnya garam

Bahan pelengkap:
Secukupnya Batang keladi/ kamumu (potong2, taburi garam)

Friday, February 1, 2013

Ayam Goreng Mentega

Mama beli ayam untuk sambal hari ini. Biasanya, daily menu yang tercipta dari ayam ini adalah ayam goreng balado atau ayam gulai. Mama bilang beliau nggak biasa bikin ayam kecap karna Papa nggak suka. Tapi, itukan Papa. Saya dan adik-adik kan suka. Kebetulan, Nda n Jar juga sedang liburan kuliah, jadi keduanya pada di rumah. Oke deh, mari buka blog Mbak Ricke untuk mencari olahan ayam. Setelah searching dan baca-baca, pilihan jatuh ke ayam goreng mentega. 



            Dalam resep, mbak Ricke pakai kecap inggris, tapi saya nggak pake karna nggak punya. Selain itu, bawang Bombay yang harusnya diiris memanjang saya cincang halus saja biar nyatu dengan sausnya, karna kalo tidak bisa-bisa bawangnya disisihkan karna nggak ada yang suka bawang bombay di rumah. Well, ini resep kesekian yang saya ambil dari blog Mbak Ricke, Ordinary Kitchen dan merupakan entry kedua untuk The Ordinary project. Syukron resepnya, Mbak…

Ayam Goreng Mentega
by
Dan Azed (Source: Ricke Indriani)

Bahan:
500 gram ayam, cuci bersih dan potong-potong sesuai selera
2 siung bawang putih, haluskan
1sdt garam
Merica bubuk secukupnya
Air 1 gelas
Minyak goreng secukupnya
(untuk menggoreng ayam)

Bahan saus mentega:
2 siung bawang putih, cincang halus
1 buah bawang bombay,
cincang halus
2-3 sdm saus tiram
2 sdm kecap manis
3 sdm munjung margarin/salted butter
2 sdm minyak goreng

Cara membuat:
1. Taruh ayam dalam panci, beri 1 gelas air, bawang putih halus, garam dan merica. Masak dengan api sedang hingga airnya berkurang dan ayam matang. Angkat dan tiriskan.
2. Goreng ayam sebentar saja hingga berkulit agak kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Sisihkan.
3. Panaskan margarin/salted butter dan minyak goreng. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan agak layu.
4. Masukkan saus tiram. Aduk rata. Masukkan ayam. Beri kecap manis dan merica bubuk.
5. Aduk rata hingga ayam terbalut rata oleh bumbu saus. Angkat. Sajikan.

Setengah dari ayamnya dibuat Ayam goreng lado hijau khas Minang biar Papa suka


Nugget Wokeh (Wortel Kentang Tahu) :D

Mari membuat nugget untuk mama dan adik-adik tercintah.



Nugget-nya benar-benar berisi sayuran komplit, hehe. saya campur aja semua stok yang ada di dapur. Udah gitu, takarannya nggak nentu lagi. Intinya, cuma bermodalkan step by step membuat nugget dari blog mbak-mbak sensei foodie blogger dan sayuran yang ada di dapur, saya campur semuanya tanpa takaran yang sudah teruji. Yang penting, Mama bisa makan dan rasanya tetap nikmat. 




Bagaimana hasilnya? Ternyata air yang saya pakai untuk memblender sayuran kebanyakan. Setelah dicampur telur lalu terigu, masih aja encer. So, karna ini memang benar-benar pertama kalinya saya membuat nugget dan tidak tahu bagaimana bentuk adonan sebelum masuk ke pengukusan, saya lanjutkan saja perjuangan. Ternyata jadinya tetap lembek. Untuk mengatasinya, saya potong saja di dalam loyang. Ntar klo bikin lagi, air buat memblender sayurannya sedikiiiit saja, atau kalau bisa nggak pakai sama sekali :D. 





Resep Nugget Wokeh (Wortel Kentang Tahu) :D

By Dan Azed



Bahan A:
2 buah wortel

4 buah kentang ukuran sedang, kupas dan rebus

2 buah tomat

Brokoli secukupnya

Tauge secukupnya

Sayuran lain, secukupnya



Bahan B:

2 buah tahu putih, hancurkan
2 butir telur, kocok lepas

5 siung bawang merah


Bahan C:

Tepung terigu secukupnya

garam secukupnya

½ sdt Gula pasir
½ sdt merica bubuk


Bahan pelengkap:

1 butir telur, kocok lepas untuk bahan pencelup
Tepung panir untuk bahan pelapis
Minyak untuk menggoreng


Cara membuat:
1.
Blender bahan A tapi jangan terlalu halus.
2.
Campurkan bahan A yang sudah diblender dengan bahan B. Aduk rata.
3. Tambahkan
bahan C. Aduk rata. Tambahkan terigu hingga adonan tidak terlalu encer lagi.

4. Masukkan ke loyang yg telah dioles dengan minyak goreng, kukus sampai matang.

5. Angkat dan biarkan dingin.
6. Keluarkan dari loyang. Potong-potong, celupkan dalam telur kocok dan gulingkan ke tepung panir. Ulangi hingga habis.

7. Simpan di dalam kulkas kurang lebih 15 menit agar tepung panir melekat
8. Goreng dalam minyak dengan api sedang sampai kuning keemasan.





Hasilnya, nggak cuma Mama, adik-adik pun senang Uni-nya bikin nugget, padahal cuma nugget sayuran, bukan nugget ayam. Alhamdulillah…

Nyaaaamm…

 

Tuesday, January 1, 2013

Udang Saus Padang n Udang Crispy

Dari saya kecil, kalau Mama bikin udang, pasti selalu pakai udang kering karena udang basah sangat langka di Payakumbuh. Nah, kalau di Padang, Alhamdulillah selalu ada karena memang Padang dekat dengan laut.

Pas Eka, teman saya, syukuran kompre di Pondok Ikan Bakar Khatib Sulaiman, ada menu udang bakar. Sluuurrpp…ngiler banget, tapi sayang menu untuk kami sudah duluan di pesan saat booking tempat tadi siang. (kami makan di sana saat berbuka puasa). So, kami bertekad, sebelum pulang ke kampung masing-masing mau beli udang segar di tepi pantai.

Pas beli sebenarnya belum tau mau dieksekusi jadi udang apa, yang penting beli dulu. Resepnya cari belakangan. Nah, berhubung akan kami bawa pulang kampung, butuh perjalanan 3 jam, udangnya (atas inisiatif Eka dan saran dari Mama-nya via telfon) kami rebus setengah matang dulu. Subhanallah…saya senang banget pas liat perubahan warna udangnya yang awalnya putih jadi oren, hehe, maklumlah, udang kering kan selalu oren karna memang sudah direbus duluan sebelum dikeringkan. Iya kan? :D

Sampai di rumah, segera searching cari resep olahan udang. Akhirnya, yang jadi pilihan adalah resep udang saus padang. Nah, resep ini sama nasibnya dengan resep donat ala J.Co. yang sudah saya posting sebelumnya. Resepnya saya ‘curi’ dari sebuah blog dan lalu blognya saya lupakan begitu saja karna saat itu belum mengerti etika menjadi food blogger. So, maaf dan terima kasih sebesar-besarnya untuk Mbak Baik Hati yang saya ‘curi’ resepnya. Semoga saya bisa kembali bertemu blog mbak suatu saat nanti. :D







Resep Udang Saus Padang

By Dan Azed (Source: blog Mbak Baik Hati yang saya lupakan alamat blognya)



Bahan:

500 gr udang segar (saya pakai udang rebus seperti cerita di atas)

1 sdm minyak goreng

50 ml air (saya kurangi karna sudah pakai udang rebus)



Bumbu:

12 buah cabe merah (saya pakai lebih, maklum, orang minang asli :D)

6 butir bawang merah

4 siung bawang putih

3 cm jahe (dilidah kami sekeluarga jahenya kebanyakan, besok dikurangi klo bikin lagi)

½ sdt terasi, panggang (saya nggak pakai)

½ sdt gula pasir

1 ½ sdt garam



Cara memasak:

1.      Kupas udang, sisakan ekornya

2.      Panaskan minyak, tumis bumbu hingga harum dan kering

3.      Masukkan udang, aduk, saat udang sudah berubah warna, masukkan air

4.      Masak hingga udang matang dan air mengering

5.      Angkat dan sajikan hangat






Selain rasa jahenya yang terlalu kentara, udang ini tetap nikmat. ya iyalah, udang gitu lho…hehehe. hasil akhirnya, udangnya tetap ludes dalam sekejap, tapi saus Padang-nya kurang laku, besok benar-benar harus dikurangi jahenya. Pakai sedikit saja, deh.





Nah, berhubung beli udangnya 1 kg, setengahnya lagi saya bikin udang goreng crispy. Resepnya, hehehe, cuma pakai tepung bumbu instant aja kok. So, tinggal celup di tepung bumbu instant yang dicampur air, lalu celup ke tepung bumbu yang nggak di kasih air dan goreng. Jadi deh, udang goreng crispy. Yang ini, jelas lebih-lebih dan lebih laku. Nggak perlu pake nasi, langsung nyaaammm… Alhamdulillah nikmat.