Saturday, March 9, 2013

Japanese Cheese Cake (behind the scene)


Sebenarnya sudah sangat-sangat terlambat kalau saya membanggakan hasil eksekusi resep Japanese Cheese Cake (JCC) karena menurut info yang saya baca di blognya mbak Ricke, JCC ini booming sekitar tahun 2005-an. Tapi, dalam kasus saya yang notabene-nya adalah seorang pemula dalam hal masak-memasak dan per-baking-an, tentu saja mesti menganut paham better late than never, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. 


Dalam target Azed Culinary untuk tahun 2013 memang JCC masuk di dalam list, tapi menurut perkiraan saya, JCC ini tidak akan menjadi resep yang bisa dieksekusi di awal-awal tahun. Kenapa? Ada beberapa alasan yang memberatkan saya sebagai chef (sangat-sangat) pemula ini. Pertama, cream cheese adalah barang yang langka. Jangankan di Payakumbuh, di Padang yang merupakan ibukota provinsi saja jarang-jarang adanya. Selain itu, kalaupun ada, harganya itu lho, haha, berat buat kantong (eks) mahasiswa seperti saya. Kedua, proses memasaknya menggunakan putih telur soft peak. Dari dulu sudah terdoktrin dalam pikiran saya bahwa mengocok putih telur tersebut adalah hal yang tidak gampang. Tempat mengocoknya harus benar-benar bersih, begitupun tangan kita saat memecah telur, tidak boleh terkena minyak atau mentega sedikit pun. Saat memisahkan putih dan kuningnya pun benar-benar harus hati-hati agar tidak ada kuning telur yang menodai putih telurnya karena kalau ternoda sedikit saja maka dijamin putih telurnya tidak akan mengembang. Ketiga, proses memanggangnya pun bukan proses pemanggangan biasa. Au bain marie alias steam bake nama tekniknya. Woalaah… apalagi itu? Ternyata ini teknik gabungan memanggang dan mengukus. Kan jelas dari namanya. :P. So, au bain marie itu adalah memanggang loyang kue di dalam loyang yang lebih besar yang berisi air panas yang diletakkan di dalam oven. Huaah… itu artinya mesti pake loyang yang tidak bersambung sedangkan saya punya yang bersambung-sambung aja. Itupun kalau diisi air langsung jelas bocornya. Hiks. Eh, bisa pake alumunium foil, yach… duit lagi dong??? Hah, rasanya sudah bisa dipastikan kalau JCC ini akan menjadi resep yang dieksekusi akhir tahun nanti. Sekedar untuk memenuhi target.


Tarra… ternyata manusia memang cuma bisa berencana, penentunya adalah Allah SWT. Selain itu, saat kita sudah menuliskan mimpi alias target-target kita, maka Allah akan memuluskan jalan dalam pencapaiannya. Alhamdulillah, saya berhasil dengan sukses mengeksekusi resep JCC di bulan kedua tahun 2013. Subhanallah… kuenya ternyata memang lembut dan enak. :D


Untuk resepnya, insyaAllah nanti di posting. Hehe.


2 comments:

  1. oalaaaaahhh....follower Dapur Manis satu ini udah lama dicari blognya kok nggak ketemu. Mau difollow balik gitu.Link blognya kenapa nggak dicantumin di profil blogger ? Bingung deh nyarinya. Insya Allah kalo ol pake lappy saya follow balik ya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada di bagian bawah, mbak.
      hehe, tengkiyu mbaak... ^_^

      Delete